nutrisi anak
kesehatan

Cara Memenuhi Nutrisi Anak Melalui Snack Yang Sehat

Snack kerap dijadikan biang keladi karena merusak pola hidup sehatnya sehingga menimbulkan obesitas. Padahal, sebenarnya hal ini cuma perkara pilihan bagaimana para orangtua memilih snack yang tetap sehat dan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi si Kecil. Berikut ini adalah kiat-kiat memilih snack sehat yang bisa juga Anda terapkan ke orang dewasa. 

Seperti Apa Itu Snack sehat?

Snack sering disebut sebagai energy booster sehingga si kecil tetap bisa berkonsentrasi dan aktif dalam kegiatan sehari-harinya. Bahkan Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan bawah kebutuhan snack anak-anak yang perlu dipenuhi setidaknya dua macam. Untuk anak-anak dengan usia yang lebih dewasa apalagi yang sering menjalani kegiatan olahraga membutuhkan sampai 3 snack. Meski demikian, tetap saja Anda tidak boleh memberikan kebebasan pada si kecil soal pilihan snack ini. Aturannya di sini adalah makan sehat. 

Konsep snack sehat ini sama seperti makan pada umumnya hanya saja lebih kecil porsinya. Makanan ringan ini harus mengandung lemak baik, protein, karbohidrat, sayur dan buah sehingga mencukupi untuk kebutuhan nutrisi anak. Pendekatan ini juga bisa dipakai pada si Kecil yang suka pilih-pilih makanan. Beberapa jenis snack yang bisa dicoba antara lain:

nutrisi anak
  • Stik wortel (kaya akan karbohidrat) dikombinasikan dengan hummus (yang mengandung lemak baik dan protein)
  • Potongan pisang dan apel (mengandung karbohidrat) dikombinasikan dengan selai kacang (protein dan lemak baik)
  • Greek yogurt (mengandung lemak baik, protein dan karbohidrat) yang dikombinasikan dengan buah-buahan atau bisa juga dikombinasikan dengan es untuk dijadikan smoothie. 

Nah, untuk snack seperti makanan ringan bungkusan seperti biskuit, chips dan sebagainya, sebaiknya hindari. Atau kalau memang ingin membuat variasi, buat sesekali saja. Cukup letakkan di kotak kecil dan jangan berlebihan. Biarkan si kecil terbiasa makan makanan yang bergizi dan sehat. Makanan ringan seperti ini justru mengandung gula dan garam dan kebanyakan tidak banyak mengandung kalori. 

Perhatikan Porsi Snacknya 

Jangan biasakan si kecil makan snack langsung dari kemasannya. Ketika anak sedang lapar, bisa saja ia makan seluruh makanan ringan kemasan yang ada di atas kulkas. Anda harus buat aturan sendiri dengan menyediakan snack atau melatihnya memakan snack di tempat sendiri dengan kombinasi makanan yang sehat seperti tadi. 

Pilih Jadwal Yang Tepat 

Snacking bisa jadi sebuah jebakan untuk si kecil karena hal sepele seperti ini bisa terkesan sangat addictive. Untuk itu, buatlah jadwal yang baik. Banyak para ahli yang setuju untuk memberikan snack 2-3 jam setelah makan atau 2 jam sebelum makan berat. 

Ajak Makan Snack Di Dapur 

Agar si kecil tidak kelewatan saat makan snack, ajak ia makan di dapur supaya Anda bisa memantau kebiasaan makannya. Jangan biasakan buah hati Anda makan sambil menonton TV atau browsing di internet, hal ini bisa membuatnya lupa dan ia bisa memakan snack di depannya keseluruhan.  

Sediakan Snack Sehat Selalu 

Selalu sediakan snack sehat bahkan kalau anak Anda ingin ngemil sewaktu-waktu. Misalnya suatu hari anak ketinggalan bus sekolah dan ia belum sarapan, sediakan snack yang ia bisa makan cepat tapi nutrisinya terpenuhi. 

Membangun kebiasaan makan yang baik pada anak memang perlu perhatian khusus, bahkan untuk snack sekalipun. Pastikan Anda memahami komposisi ada di dalam snack. Kebanyakan makanan ringan sering kebanyakan gula dan garam sehingga tidak mencukupi kebutuhan nutrisi si Kecil.