Siapa yang tidak mengenal Harujuku Style. Sebuah aliran fashion yang berkembang di  distrik Shibuya, Tokyo, Jepang. Pada awalnya Harajuku hanyalah sebuah nama dari Stasiun JR Harajuku.

Lama-kelamaan banyak bermunculan komunitas pemuda di sekitarnya. Apalagi setelah dibangun pusat perbelanjaan di Shibuya membuat komunitas Harajuku Style semakin berkembang pesat.

Fashion Ala Harajuku Style

Mayoritas, penggemar Harajuku Style adalah warga Jepang yang berstatus pelajar. Baik pria maupun wanita, bebas mengekspresikan diri dalam mendesain style mereka. Berikut ini ada beberapa jenis style yang berkembang di distrik Shibuya.

Cosplay atau Costumer Player adalah sebuah style yang diambil dari karakter komik. Semua player dapat bertukar peran gender sesuai dengan karakter komik yang diinginkan. Biasanya, karakter yang dipakai adalah karakter dari manga, anime ataupun dari video game.

Selanjutnya ada gaya Visual Kei. Gaya ini adalah style yang cukup digemari oleh pemuda Jepang. Style ini lebih megacu pada gaya berpakaian dan ber make-up para artis rock Jepang (JRock). Visual Kei memiliki ciri khas berupa rambut yang dicat mencolok, serta memakai make-up tebal.

Ganguro adalah sebutan untuk fashion gadis-gadis Jepang yang berkulit hitam. Mereka akan menggelapkan kulit hingga wajah mereka secoklat mungkin. Lalu mengecat rambut berwarna coklat, peach, pink, atau orange. Pakaian yang mereka gunakan biasanya pakaian yang santai dan terbuka.

Style Kawaii adalah favorit selanjutnya bagi masyarakat Jepang bahkan dunia. Kawaii yang berarti lucu/imut adalah sebuah gaya berpakaian yang meniru anak kecil lucu. Biasanya berupa dress berwarna peach, serta ditempeli banyak aksesoris boneka atau bunga.

Sedangkan style Decora lebih mengutamakan aksesoris/jepit rambut yang dipakai. Walaupun Kawai dan Decora memiliki konsep yang sama, yaitu lucu dan imut, namun perbedaanya ada pakaiannya. Karena Decora lebih mengutamakan pakaian warna-warni ketimbang pakaian yang lucu.

Dan yang terakhir ada fashion ala Lolita. Style ini banyak dipengaruhi oleh gabungan antara gaya Victoria dengan Rococo/Late Baroque. Penggunanya biasa menggunakan pakaian yang penuh dengan renda, hiasan kepala, stocking panjang, serta rok berbentuk cupcake.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here